Sekaran, “Omong – omong tentang IPM, tentu tidak lepas dari omongan tentang Muhammadiyah yang merupakan “ Bapak” organisasi ini. Tidak dapat di pungkiri bahwa peran Muhammadiyah sangatlah menentukan Eksistensi dan prospek Ortom Muhammadyah ini”
Namun perlu disadari pula, bahwa individu – individu dalam IPM adalah factor yang paling dominan dalam menentukan langkah dan nasib organiasasi yang telah berulang kali ganti nama (diawali dengan IPM terus jdi IRM sekarang IPM lagi)ini. Adalah hal yang mustahil jika IPM hanya berdiam diri dan menunggu uluran tangan dari Muhammadiyah, sementara dia sendiri hanya bisa menuntut karena merasa tidak dipedulikan, apalagi ia di salahkan karena satu masalah.
Sebenarnya kunci pokok dalam berorganisasi adalah kader handal yang nantinya mampu menempatkan dirinya pada Proporsi dimana dia berada tanpa mengesampingkan kemampuan individual, seperti kecerdasan, keterampilan, dan, pengalaman.
(dan sebagian lagi artikel yang anda tulis taruh disini)
Hal yang menjadi dasar penulisan artikel ini adalah factor bahwa kader IPM tidak hanya di PC IPM Sekaran saja tetapi sekarang ini sebagian kader IPM sedang terjangkit apa yang dinamakan “ ogah – ogahan syndrom “ dimana syndrom ini bermula pada sikap ikut – ikutan berorganisasi yang dilanjutkan dengan sikap tidak serius, yang pada akhirnya orang seperti itu bila naik menjadi seorang pemimpin akan berdampak sangat buruk pada organisasi yang dia pimpin. Memnag tidak semua orang seperti itu, namun fakta yang menunjukan bahwa hampir dari semua personil IPM { baik anggota atau pimpinan } punya sikap seperti itu. Kelihatanya seorang pemimpin itu menggebu – gebu dalam berorganisasi, tapi kenyataanya tidak ada hasil apapun.
Sering kita lihat kader IPM yang tidak tahu menau tentang AD/ART keadministrasian, dan bahkan kapan IPM dan IRM didirikan, bila mereka ditanya maka mereka menjawab;“ Lho kami tidak pernah diberitahu kok mas “ ini merupakan jawaban yang sekaligus tantangan bagi pemimpin IPM yang sekarang ini memahami tentang masalah ini. Apalah arti berorganisasi, kalau hanya membuang – buang waktu, dana dan tenaga .
Seharusnya para kader IPM yang notabenya adalah remaja, harus memanfaatkan masa muda yang singkat ini;
Artinya:
“ siapa yang bercahaya pada masa mudanya, akan bercahaya di masa tuanya “
Akan tetapi fakta pula yang menunjukan bahwa IPM sedang mengalami krisis kepemimpinan. Ketika mereka ditanya, “ mengapa kamu tidak mau menjadi seorang pemimipin?”, mereka menjawab, ” saya belum mampu, masih banyak memiliki kekurangan “, dan ternyata ini adalah jawaban dari 90% kader IPM masa kini
Memang, adalah baik bila seseorang yang diajukan untuk diajukan untuk jadi pimpinan tidak langsung menerima jabatan tersebut akan tetapi bila sudah menjadi pilihan orang banyak dan mereka mempunyai pandangan bahawa kita mampu. Akankah kita menelantarkan organisasi itu, ingatlah untuk mencapai tujuan islam perlu suatu wadah, dan wadah itu perlu suatu manajemen dan administrasi, untuk melakukan semua itu perlu adanya pemimpin .
seharusnya setiap kader IPM punya prinsip organisasi
“ jika kita tidak mampu menjadi pimpinan, bukan berarti kita terlepas dari kewajiban organisasi ini, tetap punya komitmen bahwa anggota sangatlah memegang peranan dalam perkembanga suatu organisasi “
sebagai seorang pimpinan haruslah haruslah memperhatikan hal – hal berikut :
1. Membuat rencana kerja merumuskan tujuan dan cita – cita yang ingin dicapai
2. Mengorganisasikan menyatukan pendapat
3. melaksanaka rencana kerja yang telah dibuat
4. setelah melaksanakan program – program krja. Perlu diadakan evaluiasi hasil program kerja
sebagai seorang pemimpin yang baik, Al-Qur’an telah menyampaikan tiga hal:
1. Pimpinan harus adil dan jujur ( QS. Al Maidah : 8)
2. Pimpinan harus berpandangan luas dan demokratis (QS. Az Zumar : 18)
3. Pimpinan harus berwibawa dan disegani
Agar target sebagai komponen organisasi yang baik tercapai, perlu di adakan suatu “ training” guna mempersiapkan suatu generasi pendahulunya tidaklah sulit jika usaha tersebut dimulai dari sekarang ini walaupun dimulai dari nol.
Novi Saputra (Sekretaris Umum PC IPM sekaran 09-11)

0 comments:
Post a Comment